Ubiquitous Computing
Ubiquitous computing adalah suatu sistem yang memungkinkan manusia berinteraksi dengan komputer secara kontinyu dimana saja, kapan saja, dan bagaimana saja
Menurut Mark Weiser, ubiquitous computing adalah the next generation computing environment dimana penggunanya secara terus menerus berinteraksi dengan jaringan wireless komputer, computing ada di seluruh aktifitas manusia dan invisible kepada penggunanya.
Ubiquitous Computing dapat diartikan sebagai proses komputasi yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Ubiquitous Environment menghubungkan komputer terdistribusi diberbagai lokasi terhubung ke jaringan yang menyediakan informasi dan layanan yang dibutuhkan oleh pengguna secara langsung tanpa batasan ruang dan waktu. Hal ini terwujud karena semua obyek, pengguna (manusia), dan perangkat pada Ubiquitous Environment terhubung ke berbagai jaringan. Pengguna dapat menggunakan berbagai perangkat untuk dapat terhubung ke berbagai jaringan tanpa perlu tahu komputer yang digunakan, sensor yang dilalui maupun jaringan yang akan dilewati.
Contohnya :
- Sensor komputer di lantai yang bisa memonitor kesehatan fisik.
- Komputer di dalam mobil yang dapat membantu Anda saat berkendara ke tempat kerja.
- smart meter untuk mengelola dan merekam listrik dan kinerja perangkat elektronik di rumah.
- sistem pencahayaan cerdas otomatis dan sistem pendingin
- refrigerators aware yang diberi konten tag yang sesuai untuk merencanakan menu makanan
Aspek-aspek yang Mendukung Pengembangan Ubiquitous Computing adalah :
a. Natural Interfaces
Dalam natural interfaces, input mempunyai area bentuk yang lebih luas, sebagai contoh pengucapan vokal “O” oleh seseorang bisa sangat berbeda dengan orang lain meski dengan maksud pengucapan yang sama yaitu huruf “O”. Penulisan huruf “A” dengan pen computing bisa menghasilkan ribuan kemungkinan gaya penulisan yang dapat menyebabkan komputer tidak dapat mengenali input tersebut sebagai huruf “A”.
b. Wireless Computing
Komputasi nirkabel mengacu pada penggunaan teknologi nirkabel untuk menghubungkan komputer ke jaringan. Komputasi nirkabel sangat menarik karena memungkinkan pekerja terlepas dari kabel jaringan dan mengakses jaringan dan layanan komunikasi dari mana saja dalam jangkauan jaringan nirkabel
c. Context Aware Computing
Context aware computing adalah salah satu cabang dari ilmu komputer yang memandang suatu proses komputasi tidak hanya menitikberatkan perhatian pada satu buah obyek yang menjadi fokus utama dari proses tersebut tetapi juga pada aspek di sekitar obyek tersebut. Sebagai contoh apabila komputasi konvensional dirancang untuk mengidentifikasi siapa orang yang sedang berdiri di suatu titik koordinat tertentu maka komputer akan memandang orang tersebut sebagai sebuah obyek tunggal dengan berbagai atributnya, misalnya nomor pegawai, tinggi badan, berat badan, warna mata, dan sebagainya.
d. Micro-nano technology
Perkembangan teknologi mikro dan nano, yang menyebabkan ukuran microchip semakin mengecil, saat ini menjadi sebuah faktor penggerak utama bagi pengembangan ubicomp device. Semakin kecil sebuah device akan menyebabkan semakin kecil pula fokus pemakai pada alat tersebut, sesuai dengan konsep off the desktop dari ubicomp. Teknologi yang memanfaatkan berbagai microchip dalam ukuran luar biasa kecil semacam T-Engine ataupun Radio Frequency Identification (RFID) diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk smart card atau tag.
Buxton (1995) menyatakan bahwa ubiquitous computing mempunyai karakteristik utama yaitu:
Ubiquity: interaksi tidak dilakukan oleh suatu saluran melalui satu workstation. Akses ke komputer dapat dilakukan di mana saja. Sebagai contoh, di suatu kantor ada puluhan komputer, layar display, dan sebagainya dengan ukuran bervariasi mulai dari tombol seukuran jam tangan, Pads sebesar notebook, sampai papan informasi sebesar papan tulis yang semuanya terhubung ke satu jaringan. Jaringan nirkabel akan tersedia secara luas untuk mendukung akses bergerak dan akses jarak jauh.
Transparency: teknologi ini tidak menganggu keberadaan pemakai, tidak terlihat dan terintegrasi dalam suatu ekologi yang mencakup perkantoran, perumahan, supermarket, dan sebagainya.
Source :
- https://medium.com/@widyaintawani/ubiquitous-computing-7cd976e87c93
- https://kptk.or.id/artikel/2019/03/14/1096-ubiquitous-computing-digital-home.html
- https://endriputro.wordpress.com/2010/04/20/ubiquitous-computing/
- https://zakyafdika.wordpress.com/2016/06/16/ubiquitous-computing/
- https://www.youtube.com/watch?v=xa7jnY_mCaw&ab_channel=5-MinuteLessonsbyVictor

Bagus banget bang
BalasHapus